PEMATANG SIANTAR – Suasana sakral dan penuh khidmat menyelimuti Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Peniel, Jalan Pdt. Wismar Saragih, Pematang Siantar. Prima Jaya Prestroika Alexander Sigiro secara resmi menjalani prosesi Angkat Sidi (Peneguhan Sidi), menandai langkah barunya sebagai bagian dari jemaat dewasa yang mandiri dalam iman, Minggu (01/03/2026).
Acara yang bermakna mendalam ini tidak hanya dihadiri oleh keluarga dan jemaat, tetapi juga mendapat dukungan moral langsung dari jajaran pengurus pusat Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI).
Kehadiran Tokoh KPKM RI: Sinergi Iman dan Organisasi
Prima Jaya merupakan putra kebanggaan dari Manangkas Sigiro (Koordinator Bidang UMKM KPKM RI) dan Novri Boru Purba Sidadolok. Kebahagiaan keluarga semakin lengkap dengan kehadiran Ketua Umum KPKM RI, Hunter D. Samosir, yang didampingi oleh Koordinator Bidang Kebudayaan, Hasudungan Purba Siboro.
Kehadiran pucuk pimpinan KPKM RI ini menegaskan bahwa organisasi tidak hanya fokus pada pengawasan hukum, tetapi juga menaruh perhatian besar pada pembinaan karakter dan spiritualitas generasi muda di internal keluarga besar mereka.
Pesan Ketum Hunter D. Samosir: "Bukan Sekadar Seremoni"
Dalam sambutannya di acara syukuran, Ketua Umum KPKM RI Hunter D. Samosir memberikan pesan edukatif yang kuat bagi Prima Jaya. Ia menegaskan bahwa Angkat Sidi adalah komitmen seumur hidup.
"Angkat Sidi bukan sekadar seremoni gerejawi atau tradisi tahunan. Ini adalah janji iman. Generasi muda harus tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan berkarakter. Prima harus mampu memberi kontribusi positif, menjadi terang bagi gereja, masyarakat, dan bangsa kita," tegas Hunter D. Samosir.
Doa Tulus Ayahanda: Menyerahkan Hidup dalam Tangan Tuhan
Suasana haru menyelimuti saat Manangkas Sigiro menyampaikan untaian doa dan harapannya bagi sang putra. Sebagai orang tua sekaligus penggerak UMKM, ia berharap kedewasaan iman ini diikuti dengan kedewasaan sikap dan kemandirian.
"Hari ini adalah momentum menyerahkan sepenuhnya perjalanan hidup anak kami ke dalam tangan Tuhan. Kami berdoa agar Prima tetap takut akan Tuhan, rendah hati, dan menghormati orang tua. Sebagai ayah, saya ingin ia menjadi generasi yang kreatif, memiliki jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi," ungkap Manangkas Sigiro dengan penuh syukur.
Edukasi Sosial: Iman sebagai Fondasi Karakter
Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang memadukan nilai religi dan kebersamaan organisasi ini.
"Langkah keluarga besar Sigiro dan kehadiran pengurus KPKM RI adalah contoh literasi keluarga yang baik. Menjadikan iman sebagai kompas hidup bagi pemuda adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Kami turut bersyukur atas langkah iman yang diambil oleh ananda Prima Jaya," ujar Fernando.
Acara diakhiri dengan ramah tamah dan doa bersama, mempererat tali persaudaraan antara jemaat GKPS Peniel, keluarga besar Sigiro, serta pengurus KPKM RI. Selamat memasuki masa jemaat dewasa bagi Prima Jaya Prestroika Alexander Sigiro, semoga menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️
Laporan: Unit Liputan Religi & Sosial Kemasyarakatan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar